Apa yang perlu Anda ketahui untuk promosi jabatan?
75% karyawan dari top 100 Fortune Best Companies percaya bahwa promosi dan pengangkatan diberikan kepada mereka yang pantas untuk menduduki posisi tersebut. Akan tetapi sebuah studi yang dipublish oleh Harvard Business Review menyatakan bahwa kecakapan seseorang dalam menjalankan tugasnya menduduki peringkat ke-3 terbawah dari 58 indikator mengapa karyawan dipromosikan. Hal ini mencerminkan bahwa masih banyak organisasi yang memberikan promosi tanpa melakukan assessment terleih dahulu.
Assessment atau bagian dari proses penilaian atas individu atau situasi yang bisa merefleksikan berhasil tidaknya dalam mencapai suatu tujuan menjadi istilah yang mungkin agak asing di kalangan pegawai. Hal ini mungkin terjadi dikarenakan Assessment dilakukan dibelakang layar oleh atasan serta tim Human Resource suatu organisasi. Di lain sisi, proses assessment juga perlu diketahui oleh karyawan hal ini penting dikarenakan untuk menaiki tahapan karir atau menerima promosi naik jabatan, seorang karyawan harus menjalani assessment !
Menurut (Worthen dan Sanders, 1973)
Assessment merupakan Kegiatan mencari sesuatu yang berharga tentang sesuatu ; dalam mencari sesuatu tersebut, juga termasuk mencari informasi yang bermanfaat dalam menilai keberadaan suatu program, produksi, prosedur, serta alternatif strategi yang diajukan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan.
Jenis Assessment
jenis-jenis assessment yang sering dipakai, antara lain :
1. Performance Assessment
Performance assessment dilakukan dengan cara mengukur kecakapan karyawan pada saat ia mendemonstrasikan apa yang ia ketahui seperti melakukan on-site observation, menyelesaikan suatu proyek, dan melakukan interview mengenai pekerjaan yang dilakukannya.
2. Portofolio Assessment
Portofolio assessment adalah cara dalam mengukur seseorang berdasarkan apa yang telah ia kerjakan sebelumnya. Hal yang ia pernah kerjakan sebelumnya dapat mencerminkan kemampuan ia dalam melakukan sesuatu dimasa mendatang.
3. Self Assessment
Self assessment yaitu prosedur dalam mengukur kapasitas diri sendiri dalam hal performa dalam bekerja ataupun kompetensi yang dimiliki untuk melakukan pekerjaan.
Mengacu Oranye Competency Model, Assessment dipengaruhi oleh beberapa faktor :
Ketiga jenis Assessment tentu dilakukan untuk mengukur kapasitas seseorang untuk melaksanakan tugasnya baik untuk jenjangnya saat ini ataupun pada saat ia dipromosikan. Mengacu pada model Input-Process-Output, seseorang dapat menjalankan tugasnya dengan baik apabila ia memiliki input atau kapasitas yang sesuai, proses yang tepat (sesuai SOP), sehingga menghasilkan output yang diharapkan. Dalam Hal ini kapasitas memiliki dua dimensi yaitu Competency dan Potency.
COMPETENCY adalah kemampuan diri pribadi dan kemampuan interaksi dengan individu lain, berikut dengan pengetahuan dan keterampilan teknis yang tercermin dalam perilaku yang diperlukan untuk berkinerja secara optimal.
POTENCY adalah keadaan dan kemampuan diri yang meliputi aspek inteligensi, kepribadian, atribut personal, sikap dan bakat alami yang menjadikan diri berpotensi untuk menampilkan perilaku yang spesifik.
Dalam organisasi kita dapat membagi kompetensi menjadi tiga bagian penting yaitu kompetensi inti, kompetensi spesifik, dan kompetensi manajerial. Ketiga kompetensi ini dapat dirancang oleh perusahaan agar karyawan yang menempati posisi tertentu dapat berkinerja dengan baik.

Sejauh mana organisasi memiliki Model Kompetensi diatas?
Dengan berkembang pesatnya teknologi serta market yang tidak dapat diprediksi dan sering berubah-ubah, Sering kali organisasi terlambat dalam memperbaharui kompetensi-kompetensi yang diperlukan oleh individu agar karyawan dapat bertahan pada situasi ini. Tidak jarang organisasi bahkan tidak memiliki pengetahuan akan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Hal ini berdampak apabila karyawan yang sudah memiliki kompetensi yang tepat pergi, dan organisasi kesulitan untuk menggantikan karyawan tersebut karena kesenjangan dalam kompetensi yang dimiliki.
Lalu, Bagaimana caranya untuk menentukan skill dan knowledge yang tepat bagi tiap posisi/ level jabatan?
Jawabannya yaitu organisasi harus mengembangkan setiap kompetensi minimal yang harus dimiliki seseorang dalam mengerjakan pekerjaannya. Kumpulan-kumpulan dari kompetensi tersebut dinamakan Technical Competency Dictionary
Bagaimana caranya untuk menentukan skill dan knowledge yang tepat bagi tiap posisi/ level jabatan?
Technical competency adalah pengetahuan (knowledge) dan keterampilan teknis (skill) yang diperlukan pegawai untuk berkinerja secara optimal.

Kita ambil contoh seorang Barista, ia memerlukan :
knowledge mengenai bahan dan resep minuman-minuman umum
skill dalam membuat minuman tersebut agar dapat melaksanakan pekerjaannya sehari-hari

(Berikut adalah pengelompokkan kompetensi seorang Barista )
Dalam kamus kompetensi minimal kita dapat menemukan 4 hal yaitu:
Keluarga Jabatan
Nama Kompetensi
Jenis Kompetensi (Pengetahuan/Keterampilan), dan
Posisi Pemegang Kompetensi.
Dalam istilah Keluarga Jabatan atau sering kita kenal Job Family yang dimaksud adalah pengelompokan pekerjaan/posisi berdasarkan kemiripan bidang/jenis pekerjaan dan memiliki kebutuhan kompetensi utama yang sama. Dari contoh diatas ada Cooking, Sales, dan Supervisory sebagai job family yang telah ditentukan pada kafe tersebut.
Pertumbuhan karir (career path) akan banyak terlihat dalam Keluarga Jabatan yang sama
Pengelompokan berdasarkan 'nature' dari pekerjaan, bukan berdasarkan struktur organisasional




I still remember panicking when a management assignment landed the same week as two other deadlines during my second year. Someone in a forum thread mentioned Management assignment writing support while discussing how to manage overlapping coursework, but what stuck with me more was just how common that kind of scheduling chaos actually is for most students.
cm88 khiến mình chú ý ở góc độ quản lý thông tin tài khoản trong những lúc cần kiểm tra lại hoạt động trước đó. Mình thường có xu hướng xem lịch sử trước khi thực hiện thao tác tiếp theo, nhất là khi muốn xác định giao dịch nào đã hoàn tất. CM88 có phần lịch sử giao dịch để người dùng đối chiếu các hoạt động trước đó. Nhờ vậy, mình có thể kiểm tra lại thông tin ngay trong quá trình sử dụng thay vì phải tự ghi nhớ từng lần thao tác. Điều mình đánh giá ở đây không nằm ở việc có thêm một mục chức năng, mà là nó tạo cho mình một điểm kiểm…
Sau khá nhiều lần trải nghiệm https://shbetz.net/, mình nhận thấy giao diện được giữ khá đồng đều giữa nhiều khu nội dung khác nhau nên lúc mở liên tục vẫn khá dễ theo dõi. Có hôm mình xem thể thao điện tử rồi chuyển qua mini game, cảm giác dùng nhìn chung vẫn khá tự nhiên. Mình cũng khá để ý việc nền tảng hợp tác với nhiều đơn vị phát triển nội dung nên trải nghiệm có cảm giác đa dạng hơn.
Mình thường đảo thứ tự truy cập để xem một nền tảng có phụ thuộc quá nhiều vào một lộ trình cố định không và CM88 khá linh hoạt trong lần thử này. Mình muốn biết các khu vực có còn dễ tìm khi thay đổi cách sử dụng. Ban đầu mình mở game bài, sau đó sang thể thao rồi Live Casino với nội dung từ Evolution. Khi đi ngược lại thứ tự, mình vẫn tìm được từng phần khá nhanh. Menu giữ cấu trúc ổn định nên không cần học lại cách điều hướng. Theo mình, điểm này phù hợp với những lúc người dùng thay đổi sở thích liên tục nhưng vẫn muốn giữ một cách thao tác…
Khi xem new888 ở góc độ người dùng mới, mình thấy nền tảng tạo cảm giác khá dễ bắt đầu nhờ bố cục rõ. Xổ số, thể thao và ứng dụng di động được chia thành những khu dễ nhận biết, không khiến người dùng phải đoán quá nhiều. Mình thử xem phần xổ số như một khu cần thao tác nhanh, cảm giác cách bố trí gọn sẽ giúp người dùng kiểm tra nội dung dễ hơn. Khi chuyển sang phần app, đường đi vẫn khá thuận. Ngoài ra, giao diện trực quan giúp các bước đầu nhẹ hơn. Cá nhân mình thích hệ thống để người mới tự tìm được hướng đi mà không cần quá nhiều chỉ dẫn.